Contoh Majas Personifikasi

Majas personifikasi adalah gaya bahasa atau kiasan yang mengumpamakan benda mati sebagai orang atau manusia. Berikut adalah contoh-contoh majas personifikasi.
  • Langit menangis meneteskan air ke bumi.
  • Rembulan tersenyum padaku dan dia juga mengucapkan selamat tidur padaku.
  • Tanaman alang-alang bergoyang dan menari-nari menemani perjalananku.
  • Hari ini matahari sedang tidur, langit pun gelap meski hari sudah siang.
  • Sawah yang kering kerontang itu kehausan dan butuh minum.
  • Piring-piring itu berteriak kepada tuannya agar mereka segera dicuci.
  • Motor itu berlari dengan lincah dan gesit.
  • Palu memukul paku dan paku hanya bisa pasrah.
  • Lantai itu marah padaku dan sengaja membuatku jatuh.
  • Bukannya menolong, tiang listrik itu cuma bisa berdiri dan diam saja.
  • Kursi, meja, papan tulis keheranan kenapa aku berangkat di hari libur.
  • Celanaku sengaja mempermalukanku di depan umum.
  • Angin yang berhembus membisikkan sesuatu padaku.
  • Alarm pun teriak-teriak membangunkanku untuk sahur.
  • Pasukan air hujan mengeroyokku dan saya menahan mereka dengan payungku.
  • Tempe pun tidak suka jika dirinya disepelekan.
  • Ponselku sudah tewas dan tidak bisa hidup lagi.
  • Bunga mawa yang merah merekah itu mengancamku dengan durinya.
  • Jangan dekat-dekat dengan gunung yang sedang mengamuk!
  • Pohon tumbang menghadangku di tengah jalan.
  • Garam di laut dan asam di gunung, mereka bertemu di dapur.
  • Masa depan menunggu dan masa lalu meninggalkan siapa saja.
  • Pluto sudah keluar dari anggota tata surya.
  • Batu itu bernafas terangah-engah.
  • Bolpenku, di manakah kau bersembunyi? Aku sudah lelah mencarimu.
  • Air dan minyak saling bermusuhan dan enggan menyatu.
  • Pusaran air itu menghipnotisku dan membuatku merasa ousing tujuh keliling.
  • Buku itu berduaan dengan dia dari pagi sampai sore.
  • Komputernya sedang sakit terkena virus dan sekarang dia sedang dibedah di tempat servis.
  • Dompetnya kekenyangan makan berbagai jenis kartu.
  • Sebatang lidi yang lemah menjadi kuat ketika bersatu dengan batang lidi lainnya.
  • Kulit pisang itu mencelakaiku hingga aku terjatuh.
  • Sepiring nasi tersenyum ramah padaku.
  • Radionya batuk-batuk suaranya pun serak-serak basah.
  • Anak panah itu mencoba menyerangku.
  • Tong sampah itu menasehatiku agar aku tidak membuang sampah sembarangan.
Demikianlah contoh-contoh majas personifikasi. Setelah membacanya bisakah kamu membuat contoh majas personifikasi sendiri?
No comments :
Artikel Terkait

No comments :

Post a Comment